Laman

Translate

Rabu, 06 Maret 2013

Tematik dan Kesiapan Guru

Salah satu perubahan yang terdapat pada Kurikulum 2013 adalah "tematik" yang akan dilaksanakan pada SD kelas I, II dan III. Tematik memadukan semua/beberapa Mata Pelajaran. Mata Pelajaran IPA dipadukan dengan IPS, PPKN, dan lain-lain. Inilah salah satu usaha menyederhanakan beban belajar siswa SD. Paling tidak, yang dapat dipastikan, bahwa jumlah Mata Pelajaran berkurang. Apakah materinya berkurang atau malah tambah berat, itu menjadi pertanyaan besar. Sangat tergantung dari temanya dan buku yang diterbitkan oleh Pemerintah (dengan anggaban bahwa standar ISI tidak berubah).

Keraguan dan kekhawatiran masyarakat muncul, karena mendengar kata tematik. Diragukan guru tidak siap melaksanakannya. Sesungguhnya kekhawatiran itu sangat berlebihan. Memang selama ini sudah diterapkan Mata Pelajaran, tetapi gurunya adalah guru kelas untuk kelas I,II dan III. Guru kelas artinya, dia yang mengajarkan semuanya. Dia guru IPA, dia guru IPS, Matematika dan lain-lain. Jadi perbedaan hanya dalam format. Bagi guru, pasti tidak ada masalah. Yang masalah adalah mendengar kata "perubahan". Tampaknya masyarakat trauma dengan kata perubahan Kurikulum, kenapa ya? Kata Gus Dur: "Gitu aja kok repot!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar