Laman

Translate

Rabu, 15 Mei 2013

Dimulai dari Ketaatan.

Perkalian matriks dengan matriks memiliki aturan tersendiri. Dua buah matriks dapat dikalikan bila banyak kolom matriks pertama sama dengan banyak baris matriks kedua. Itulah syarat perkalian dua buah matriks. Proses perkaliannya bagaimana?

Misalkan kita mengalikan matriks berordo 2x2, sebut saja matriks A dikalikan dengan matriks berordo 2x2, sebut saja matriks B. Elemen matriks pertama adalah a11, a12, a21, a22. Sementara elemen matriks kedua adalah b11, b12, b21, b22. Perkalian matriks A.B adalah sebuah matriks baru, sebut saja matriks C. Maka matriks C memiliki elemen C11, C12, C21, C22, dimana c11= a11.b11+a12.b21, c12 =a11.b12+a12.b22, c21 = a21.b11+a22.b21 dan c22 = c21 = a21.b12+a22.b22. Pertanyaan seorang siswa yang kritis adalah mengapa perkaliannya begitu? Sebaiknya c11=a11.b11, c12 =a12.b12, c21= a21.b21 dan c22= a22.b22.

Sangat susah menerima usul siswa tersebut dan bahkan impossible. Pertama, kita harus menerima sebagai kebenaran. Kita harus menaati itu sebagai pedoman. Itulah pengertian pangkalnya. Kedua, kita harus ingat bahwa "Matriks" merupakan alat. Kalau dia merupakan alat, maka berfungsi untuk membantu dalam mempermudah perhitungan atau Kompetensi Matriks dapat diterapkan dalam kompetensi yang lain, misalnya memecahkan himpunan penyelesaian Sistem Persamaan Linier. Himpunan penyelesaian Sistem Persamaan Linier dapat dicari dengan berbagai cara seperti Eliminasi, Substitusi, Grafik dan Matriks. Ketika kita sudah masuk pada aplikasi ini, nanti kita merasakan bahwa defenisi perkaliannya harus begitu. Artinya Himpunan Penyelesaiaan yang didapat dengan metode Matriks harus sama dengan metode yang lain.

Tentu pertnyaannya adalah, kalau lebih susah metode Matriks dibanding dengan metode substitusi atau eliminasi, untuk apa? Dengan memperkenalakan matriks, berarti kita dipersiapkan dengan masalah yang lebih kompleks. Sistem persamaan dengan 2 variabel dan 2 persamaan lebih cocok dengan metode eliminasi atau substitusi. Tetapi untuk sistem persamaan yang memiliki 3 atau lebih variabel dengan 3 atau lebih persamaan, maka yang paling tepat adalah metode matriks.

Jadi terima sajalah dulu, kemudian taati dan laksanakan. Nanti akan dapat kamu terima 100%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar